“Paling tinggal 20 % dari penduduk sini yang bertani sekarang. itupun padinya kurang menghasilkan”
Minggu seperti biasa pergi memancing. kali ini tujuannya ke Karya Tani Kec Barambai. memancingnya di sungai kecil yang sudah dikeruk oleh perusahaan perkebunan sawit. Baca terus →
Kategori: Uncategorized
Tagged: perkebunan sawit
“Wow……, jangan menjadi generasi yang marah” demikian kata seorang dosenku ketika aku masih kuliah di FKIP unlam. ketika itu aku mengkritik negeri ini yang sangat tidak ramah pada kemiskinan dan kemanusiaan. Ya… aku emosional ketika itu, mungkin darah muda generasi yang kecewa karena tidak pernah puas dengan kondisi kehidupannya sendiri yang tidak juga kunjung membaik. Kuliah dengan uang pas-pasan, kadang makan sekali sehari, bahkan 2 hari sekali, telat bayar kuliah, tidak punya motor, kalo jalan dijalan raya hanya bisa nyempil karena toarnya tidak ada (Banjarmasin bo….), terasa dihina dengan motor dan mobil mewah yang melibas angan dan impian, karena bukan kita pemiliknya. Ya….. aku marah, adil itu apa artinya ????????????. Baca terus →
Kategori: Uncategorized
aku pernah mendengar bahwa budaya diwariskan secara genetika dari generasi kegenerasi. menurutku tidak, budaya punya cara yang khas untuk diwariskan dari generasi kegenerasi. budaya mengalir memlaui berbagai media dan pranata yang terbentuk secara otomatis dan sistematis didalam budaya itu sendiri. Baca terus →
Kategori: Uncategorized
kesadaran akan hukum awalnya adalah kesadaran untuk menjaga saling terjaminnya kepentingan bersama. orang mematuhi dengan semangat untuk menjaga kemaslahatan secara sosial. kemudian perangkat hukumnya tercipta, karena ada beberapa orang yang tidak sepakat dengan sebagian bersar orang lainya. atas nama kepentingan mayoritas maka ketidak sepakatan minoritas harus diabaikan. Baca terus →
Kategori: Uncategorized
Sebuah teori yang kuyakini dalan beberapa tahun ini terguncang. Teori yang mengatakan bahwa pemanasan global disebabkan oleh gas karbon yang dihasilkan manusia. Selama ini aku meyakini bahwa pemanasan global terjadi karena pola konsumsi energui manusia yang berlebihan, sehingga melampaui batas toleran yang bisa disandang bumi untuk menciptakan keseimbangannya. Baca terus →
Kategori: Uncategorized
Sebuah berita yang tidak menyenangkan disebuah koran nasional hari kemarin. Isinya Yayasan jantung Indonesia, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia, dan Forum Warga Jakarta mendesak pemerintah untuk menaikkan cukai rokok. Tujuannnya agar masyarakat miskin dan anak-anak tidak bisa dengan mudah mengakses rokkok mengakses rokok. Alasannya agar warga miskin bisa hidup lebih sehat, dan menurut survey Peneliti Lembaga Demografi Fakultas ekonomi Univ. Indonesia, Abdillah Ahsan, akan meningkatkan perekonomian masyarakat dan penciptaan lapangan kerja baru (lihat Harian Kompas, sabtu 31 mei 2008, pada kolom bisnis dan keuangan). Baca terus →
Kategori: Uncategorized
“every day we pay a price, we deliver sacrifice” (Jammin, by Bob Marley)
Sewatu hari, seorang wanita, yang kusayangi, berkata padaku “Kapitalisme butuh kita, kita juga butuh kapitalisme”. Kukatakan sekarang, yang benar adalah “kapitalisme butuh kita, kita tidak butuh kapitalisme”. Baca terus →
Kategori: Uncategorized